Minggu, Februari 25, 2024

Lautan Manusia di Kampanye AMIN Teriakkan Sindiran: Kami Enggak Dibayar, Sorry Ye

Orinews.id|Jakarta – Kampanye akbar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar digelar di Jakarta International Stadium atau JIS pada hari ini, Sabtu, 10 Februari 2024. Kampanye dimulai pukul 06.00.

Meski acara sudah dimulai, pada pukul 06.26 di Stasiun Kampung Bandan masih riuh dan penuh sesak dipadati pendukung Anies-Cak Imin. Stasiun Kampung Bandan ke JIS berjarak sekitar 5,1 kilometer.

Lantunan salawatan dilontarkan dan lautan baju putih serta hitam bertuliskan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bertaburan. Seluruhnya berdesakan ingin keluar dari Stasiun Kampung Bandan menuju ke JIS. Petugas Commuterline sudah mengimbau jika KRL menuju ke Ancol, stasiun terdekat ke arah JIS, untuk sementara mengalami keterlambatan karena banyaknya pengunjung.

Tak hanya itu, transportasi ojek online banyak  yang tidak menerima orderan bagi penumpang yang menuju ke JIS.

Peluang ini lantas dimanfaatkan oleh transportasi angkutan umum atau angkot untuk menggaet penumpang sebanyak-banyaknya menuju ke JIS. Rupanya, angkot hanya bisa ‘mengantarkan’ sampai di Stasiun Ancol, karena lautan manusia pendukung Anies- Cak Imin yang semakin membludak.

Sorak sorai ‘Anies Presidenku’ meramaikan suasana. Banyak juga yang meneriakkan sindiran “kami enggak dibayar enggak butuh dikasih susu dan makan.. sorry ye,” ujar para simpatisan 01 ini saat berjalan menuju JIS.

Setelah sampai di luar JIS, suasana semakin ramai dan meriah. Para penjual pin AMIN, baju, kacamata, makanan ringan, seluruhnya tersedia. Bahkan, ada partisipan yang lakukan senam aerobik.

Saat akan masuk ke dalam JIS, ada mobil ambulans melaju kencang dan salah seorang berteriak ‘minggir-minggir ada yang pingsan’. Sontak partisipan yang berada di laju ambulans itu menyingkir.

Untuk masuk ke dalam JIS juga harus melawati lautan pendukung 01 yang berebut juga ingin masuk. Setelah berhasil masuk, para partisipan lain harus menaiki tangga hingga ke lantai 8 untuk menuju ke stadion utama JIS. Setelah sampai di lantai 8, keadaan pun kembali mandek alias antre.

|Sumber: TEMPO

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER