Minggu, Februari 25, 2024

Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh Minta Semua Hakim Pahami Perma

Orinews.id|Banda Aceh – Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr. H. Suharjono menegaskan semua hakim di Aceh, baik Hakim Tinggi maupun Hakim pada peradilan tingkat pertama seyogyanya harus memahami semua Peraturan Mahkamah Agung (Perma).

“Hal ini penting karena semua Perma tersebut isinya adalah pedoman bagi hakim dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” kata Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) saat membuka acara sosialisasi Perma-Perma terbitan tahun 2022 di Balai Tgk Chik di Tiro, Gedung Sementara PT Banda Aceh pada 27-28 Maret 2023.

Pemateri sosialisasi adalah beberapa Hakim Tinggi yang bertugas di Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Sedangkan para pesertanya adalah semua hakim tinggi, kepaniteraan, kesekretariatan dan Hakim tingkat pertama serta kepaniteraan yang berada pada 22 Pengadilan Negeri di seluruh Aceh.

Sosialisasi Perma No 1 Tahun 2022 terkait Restitusi dan Rehabilitasi bagi Pelaku dan Korban Kejahatan HAM, Terorisme, dan lain-lain disampaikan oleh Hakim Tinggi (HT) Ainal Mardhiah, MH.

Sosialisasi Perma No. 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelesaian Keberatan Pihak Ketiga Yang Beritikad Baik terhadap Putusan Perampasan Barang bukan Kepunyaan Terdakwa dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi disampaikan oleh Hakim Tinggi H. Makaroda Hafat, SH, MH.

Sedangkan Sosialisasi Perma No 3 Tahun 2022 tentang Mediasi secara Elektronik disampaikan oleh Hakim Tinggi Syamsul Qamar, SH, MH.

Selanjutnya Sosialisasi Perma No. 4 Tahun 2022 tentang Perubahan Keempat atas Perma No. 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Peradilan, disampaikan oleh HT Pandu Budiono, SH, MH.

“Semua peserta memberi respon yang cukup baik dan antusias dalam acara sosialisasi ini,” kata Hakim Humas Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr Taqwaddin.

Dari tanya jawab dalam acara ini, lanjut Taqwaddin, tampaknya implementasi Perma-Perma tersebut perlu didukung dengan aplikasi digital yang up-to-date.

“Hemat saya versi Aplikasi SIPP pada Mahkamah Agung perlu ditingkatkan performancenya,” ujar Taqwaddin.

Mengakhiri acara sosialisasi ini, Suharjono, Ketua Pengadilan Tinggi berkenan memberi piagam penghargaan dan buah tangan kepada Hakim dan ASN terbaik semester ini, yaitu kepada Hakim Tinggi Pandu Budiono, Panitera Muda Hukum Syawaluddin, PNS Kepegawaian Rasyed Ginting dan dari Unsur Staf, Fandi.

Sementara itu Suharjono juga memberikan Piagam Penghargaan dan souvernir kepada PNS agen perubahan, yaitu Ghina Miralda, Sigit Ginting, dan Laila Bahri, dan juga memberikan Penghargaan serta souvernir kepada petugas PTSP terbaik PT BNA triwulan ini Yuslianita. []

BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER