Anggaran IKN Diblokir, Bahlil Tegaskan Ibu Kota Tetap Pindah pada 2028
![Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto](https://orinews.id/wp-content/uploads/2025/02/01jkhzc096tgdkjgfze5em4qsq.jpg)
ORINEWS.id – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menanggapi kabar pagu anggaran Kementerian PU untuk IKN yang diblokir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Menurutnya, saat ini target Presiden RI Prabowo Subianto memindahkan ibu kota ke IKN tidak akan berubah. Rencananya, ibu kota tetap akan pindah ke IKN pada 2028 mendatang.
“Menyangkut dengan IKN ya, IKN ini setau kami sampai dengan sekarang, tetap target bapak presiden, 2028 kita akan pindah ke Ibu Kota Baru. Di IKN, sudah pindah,” ujar Bahlil usai membuka Rakernas Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2).
Bahlil menjelaskan, pembangunan IKN juga disebut akan terus berjalan. Namun, dia tidak merinci progress dari pembangunan IKN yang anggarannya sedang diblokir tersebut.
“Sudah barang tentu tahapan proses penyelesaiannya berjalan. Nah, strategi penyelesaiannya seperti apa? Itu di kementerian PU,” jelasnya.
“Jadi kami enggak bisa juga kalau mendalami, jangan merasa seperti karena ketum partai semua yang ngerti. Gak juga. Nah, ya gitu,” tandas dia.
Sebelumnya, Dody Hanggodo memastikan belum ada realisasi anggaran yang dipakai untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di tahun 2025.
Hal ini lantaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 202, Kementerian PU mengalami pemangkasan sebesar Rp 81 triliun. Dody menyebutkan, seluruh anggaran Kementerian PU masih diblokir.
“Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada semua, kan tadi saya bilang, anggarannya kita di-blokir semua, kok tanya progres gimana sih, anggaran yang nggak ada,” tegasnya saat ditemui di kompleks parlemen, Kamis (6/2).
Terkait anggaran yang diblokir tersebut, Dody pun berkelakar bahwa progres realisasi anggaran Kementerian PU digunakan untuk membeli makan siang.
“Progresnya, buat beli makan siangnya Pak Menteri, itu progresnya,” katanya.