ORINEWS.id – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan peninjauan terhadap perkembangan pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di kompleks Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Peninjauan ini dihadiri oleh Ketua Komisi V DPRA, Rizal Falevi Kirani, beserta sejumlah anggota komisi, termasuk Abdurrahman Ahmad, HT. Ibrahim, Muslim, dan Irpannusir. Mereka memantau langsung progres pembangunan venue yang menjadi salah satu perhatian utama menjelang perhelatan PON XXI.
Rizal Falevi Kirani mengungkapkan bahwa beberapa venue yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seperti Stadion Harapan Bangsa, dijanjikan akan selesai sebelum upacara pembukaan. Namun, ia masih mengkhawatirkan kesiapan venue yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), seperti lapangan panahan dan panjat tebing.
“Kami masih meragukan kesiapan venue yang bersumber dari APBA seperti lapangan panahan dan panjat tebing. Ini membutuhkan upaya ekstra agar dapat selesai tepat waktu,” ujar Falevi.
Lebih lanjut, Falevi menekankan bahwa Aceh sebagai tuan rumah memiliki 43 venue yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, termasuk di Banda Aceh, yang semuanya harus siap dalam waktu dekat.
Menurutnya, keterlambatan dalam penyelesaian venue dikhawatirkan akan mencoreng nama baik Aceh di kancah nasional, sesuatu yang harus dihindari.
“Kita minta kepada seluruh pihak yang terlibat untuk serius dalam mempersiapkan PON XXI ini,” pinta Ketua Komisi V DPRA itu.
Mengingat waktu yang semakin sempit, Falevi berharap semua stakeholder dapat bekerja ekstra keras dan cepat agar seluruh venue siap digunakan saat pembukaan PON XXI nanti.[Adv]
|Reporter: Wanda