ORINEWS.ID, Aceh Besar – Tim Ceurih FC Ulee Kareng berhasil melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Teratai Merah FC Baitussalam lewat adu penalti dengan skor (0) 6-5 (0) dalam lanjutan Turnamen HUT Matador FC ke-35.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Utama Matador FC, Gampong Meunasah Papeun, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, pada Jumat (2/8/2024) berlangsung sengit sejak awal.
Permainan dipimpin oleh wasit Dedi dengan Ceurih FC mengenakan baju kebanggaan hijau lumut, sementara Teratai Merah FC memakai kaos merah. Tim Teratai Merah yang menurunkan Dek Fa (GK), Dek Tun, Chafit, Afdhal, Wonogiri, Akbar, Abrar, Riski, Raisul, Waul, dan Dek Bit mendominasi permainan. Raisul, Dek Bit, dan Waul beberapa kali mencoba merobek gawang Ceurih FC, namun usaha mereka berhasil dihalau oleh kiper Rizal.
Di sisi lain, Ceurih FC menurunkan pemain terbaiknya Rizal (GK), Tawakal, Khairil, Nanda, Djanur, Riski Ember, Rahil, Ayi, Taufik, Amed, dan Diaz yang terus memberikan permainan terbaiknya.

Peluang emas dari Riski Ember, Ayi, dan Rahil belum bisa menembus pertahanan Teratai Merah. Serangan-serangan dari pemain Ceurih FC seperti Rahil, Taufik, dan Ali Akbar juga berhasil dihalau oleh pertahanan Teratai Merah FC. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Kedua tim saling melancarkan tembakan-tembakan keras baik dari luar maupun dalam kotak penalti.
Tempo tinggi yang diperagakan kedua kesebelasan mampu membuat penonton terhibur. Namun hingga wasit Dedi meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor akhir tetap imbang 0-0.
Akhirnya, wasit memutuskan adu penalti untuk menentukan pemenang. Dalam adu tos-tosan ini, Ceurih FC berhasil memperoleh tiket ke babak 16 besar setelah penendang ke-6 dari Teratai Merah, yaitu Akbar, gagal mengeksekusi tendangan dan skor akhir menjadi (0) 6-5 (0).
Untuk pertandingan esok hari, Sabtu 3 Agustus 2024 di Lapangan Utama Matador FC, Tim Andela FC Meunasah Baktrieng, Krueng Barona Jaya akan menghadapi Sanbers FC, Santan, Ingin Jaya, Aceh Besar.
|Reporter: Khairil Akram
|Editor: Awan