Jusuf Kalla: Aceh Harus Dibangun dengan Hati dan Visi yang Kuat

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Jusuf Kalla saat menerima kunjungan Calon Gubernur Aceh, Nasir Djamil dan anggota DPR-RI terpilih, Muslim Ayub di kediamannya, Rabu (12/6/2024). |FOTO: for Orinews

ORINEWS.ID, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) RI periode 2014-2019, Muhammad Jusuf Kalla menyatakan, pembangunan Aceh harus dilandasi oleh hati nurani dan visi yang kuat demi kesejahteraan rakyat yang lebih baik.

“Aceh harus dibangun dengan hati dan visi yang kuat,” kata Jusuf Kalla dalam pertemuan dengan Calon Gubernur Aceh, M. Nasir Djamil, dan Muslim Ayub, anggota DPR-RI terpilih dari Partai Nasdem, di kediaman pribadinya, Jakarta, Rabu (12/6/2024).

Pertemuan ini berlangsung dalam rangka silaturrahim dan diskusi tentang visi pembangunan Aceh di masa yang akan datang.

Jusuf Kalla, yang dikenal sebagai salah satu inisiator perdamaian Aceh, juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan visi pembangunan yang komprehensif untuk periode 2024-2029. Ia berharap Aceh dapat dipimpin oleh sosok yang mampu mengimplementasikan rencana pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Mengenai dana Otonomi Khusus (Otsus), Jusuf Kalla menyatakan harapannya agar dana tersebut dapat diperpanjang, serupa dengan kebijakan yang diterapkan untuk Papua.

“Kalau Papua bisa, kenapa Aceh tidak,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat relasi antara pemerintah pusat dan Aceh, serta meningkatkan kualitas komunikasi yang didasari kepercayaan dan inklusivitas.

“Aceh baru bisa dibangun dengan cepat jika Aceh dan Jakarta bisa bergandengan tangan dan bersikap inklusif,” tambah Jusuf Kalla, mengingatkan pentingnya kerja sama yang erat antara kedua belah pihak.

Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan Nasir Djamil dan Muslim Ayub menjelang Pilkada Aceh yang akan berlangsung pada November 2024. Mereka berharap mendapatkan saran, masukan, dan nasihat dari JK untuk memastikan kesuksesan pelaksanaan Pilkada di Bumi Serambi Mekkah itu.

|Editor: Awan

Exit mobile version