Orinews.id|Jakarta – Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengomentari soal lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara yang becek akibat hujan mengguyur kemarin. Menurut Iwan, pihaknya tidak berwenang untuk menutup atap stadion ketika turun hujan selama pertandingan berlangsung.
“Aturan dan keputusan kapan atap bisa dibuka atau ditutup adalah wewenang penuh penyelenggara, bukan pemilik venue,” katanya seperti dilansir TEMPO, Sabtu, 25 November 2023.
Sebelumnya, lapangan JIS tergenang air bertepatan dengan pertandingan timnas Brasil vs Argentina dalam laga babak perempat final Piala Dunia U-17 2023 pukul 19.00 WIB.
Alhasil, pertandingan tersebut terpaksa ditunda selama 30 menit. Petugas lapangan langsung bergegas menyisir genangan air ke pinggir lapangan.
Iwan menuturkan, seputar pengoperasian buka-tutup atap JIS sudah diatur dalam regulasi yang dikeluarkan FIFA.
“Semua itu pasti ada aturanya yang jelas di FIFA,” ujarnya.
Dalam regulasi kompetisi FIFA Pasal 22 poin keenam tentang Stadium Infrastructure and Equipment tertera bahwa keputusan buka-tutup atap stadion ditentukan Komisioner Pertandingan FIFA. Komisioner Pertandingan FIFA terlebih dulu berkonsultasi dengan wasit dan perwakilan dua tim yang bertanding.
Regulasi FIFA tersebut juga mengatur bahwa atap akan tetap ditutup hingga pertandingan selesai apabila laga dimulai dengan posisi atap tertutup.
Jika pertandingan dimulai dengan atap terbuka dan kondisi cuaca berubah drastis, maka Komisaris Pertandingan FIFA dan wasit berwenang untuk memerintahkan atap ditutup hingga pertandingan berakhir.
Keputusan penutupan atap JIS tetap harus memperhatikan keselamatan dan keamanan seluruh penonton, pemain serta pemangku kepentingan lainnya.
|Sumber: TEMPO