Orinews.id|Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala dan Kepolisian Daerah Aceh sepakat memperkuat komitmennya untuk terus bersinergi dalam memberantas narkoba khususnya di kalangan mahasiswa. Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturrahmi pimpinan USK dengan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H di Ruang Kerjanya, Banda Aceh, 24 Oktober 2023.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan USK dipimpin oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan serta turut hadir pula seluruh Wakil Rektor USK lainnya. Mereka adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Prof. Dr. Marwan, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Prof. Dr. Mustanir, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Bisnis Prof. Dr. Ir. Taufik Saidi, M.Eng beserta Sekretaris Universitas Dr. T. Meldi Kesuma, S.E., M.M
Pada pertemuan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi atas jalinan kerja sama yang telah terbangun antara USK dan Polda Aceh selama ini. Baik itu berupa program pembinaan mahasiswa maupun upaya untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan mahasiswa.
Sebab Rektor menilai, narkoba adalah musuh bagi masih depan bangsa sehingga komitmen untuk mencegah narkoba ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak, demi terwujudnya generasi unggul Indonesia.
Selain itu, dalam pertemuan ini Rektor juga menyampaikan sejumlah perkembangan USK saat ini. Serta membahas peluang kerja sama lainnya dalam mendukung pembangunan dan terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Selanjutnya, Kapolda Aceh menyambut baik kunjungan USK ini. Dirinya juga sangat mengapresiasi atas dukungan USK selama ini dalam mendukung peran Polri untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan di masyarakat.
Terkait narkoba, Kapolda mengungkapkan, dirinya akan terus mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba tersebut.
Bahkan, Polri sudah berkomitmen untuk menindak tegas personilnya yang terbukti menggunakan narkoba. Apalagi Aceh merupakan salah satu pintu masuk perdagangan narkoba internasional, sehingga Polda Aceh benar-benar memberikan perhatian serius terhadap upaya peredaran barang haram tersebut.