Sabtu, April 13, 2024
spot_img

Angka Stunting Turun, BKKBN Aceh: Berkat Kerjasama dan Dukungan Lintas Sektor

Wajib Baca

spot_img
spot_img

Orinews.id|Lhokseumawe – Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 dan 2022, angka stunting di Provinsi Aceh mengalami penurunan secara nasional dari 33,3% menjadi 31,3%.

Menanggapi hal itu, Plh. Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh, Husni Thamrin, SE, MM menyampaikan penurunan angka stunting di Aceh ini tercapai berkat kerjasama dan dukungan semua pihak dan lintas sektor.

“Mudah-mudahan tahun depan adanya peningkatan penurunan persentase Stunting khususnya di Provinsi Aceh. Dan itu semua tidak akan tercapai tanpa kerja sama dan dukungan dari kita semua dan lintas sektor,” ujar Husni Thamrin pada kegiatan pelatihan dan orientasi bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Aula Puskesmas Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (2/3/2023).

Kendati demikian, kata dia, agar tidak muncul stunting baru, maka harus dilakukan intervensi baik sensitif maupun spesifik serta adanya saling koordinasi antar lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Aceh.

Untuk diketahui, kegiatan pelatihan dan orientasi bagi TPK ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.St, MSM.

Adapun tujuan dari pelaksanaan orientasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TPK dalam melaksanakan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dan OPD-KB Kota Lhokseumawe.

Sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta menindaklanjuti ketentuan tersebut, telah dibentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk melaksanakan kegiatan pendampingan kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, nifas dan keluarga berisiko stunting melalui kegiatan penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial serta surveilans untuk mendeteksi dini faktor resiko stunting.

Turut hadir dari Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh PTP Ahli Madya, Irma Dimyati, SE, MSI selaku Koordinator Bidang Dalduk beserta Tim dan diikuti seluruh anggota TPK dari 18 Desa di Kota Lhokseumawe. []

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Desa di Kawasan IKN Akan Berubah Status Jadi Kota

Orinews.id|Jakarta – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan desa di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA LAINNYA

- Advertisement -